Deskripsi
Kita tidak mungkin belum menyadari bahwa terdapat sisi “seorang anak” dalam diri kita.
Walaupun sisi ini tidak sepenuhnya buruk, tapi jika kita tidak mengenali dan berdamai dengannya, maka bisa menimbulkan banyak permasalahan psikologis di kemudian hari.
Beban emosi yang kita bawa di masa lalu, urusan yang belum selesai dan beberapa kejadian traumatik yang belum kita lepaskan juga turut membentuk sisi “anak kecil” yang ada pada diri kita saat ini.
Lalu, kenapa kita perlu mengenal dan berdamai dengan “anak kecil” di dalam diri kita? Alasannya sederhana, yaitu agar kita bisa bertumbuh lebih baik, tidak memunculkan luka baru bagi diri sendiri maupun orang sekitar, dan yang tidak kalah pentingnya adalah kita tidak meneruskan rasa sakit yang kita alami pada generasi di bawah kita.
